Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

23 Jul 2017

CARA MENGEMBALIKAN ARTIKEL BLOG YANG TERHAPUS 100% WORK!!!!

Cara mengembalikan artikel blog yang tidak sengaja terhapus.
Sebenernya ini terjadi dalam pengalaman saya sendiri gaes... saya tidak sengaja menghapus postingan blog saya, isi dari postingan itu juga penting bagi saya.
mampus deh, kalo bener bener terhapus gua harus gimana ????
Langsung aja gua akal, tanyain ke embah :D haha
mbah google gimana nih cara ngembaliin postingan saya yang ngga sengaja saya hapus
dia jawab deh dan saya coba 100% berhasil broo :D
Baik ngga usah panjang lebar langsung aja kita coba yah . .

Pertama langkah yang harus kamu lakuin adalah mencari ID BLOG kamu dan ID POST yang terhapus tadi.
Caranya . . .

Mendapatkan ID BLOG kamu
  • Yang perlu kamu lakukan adalah membuka beranda/home dari blog kamu sendiri
  • Setelah itu kamu buka kode sumber halaman dengan menekan CTRL+U pada browser kamu.
  • Pada tampilan kode sumber tekan CTRL+F untuk melakukan pencarian text, pada kolom  pencarian text tersebut ketikan blogID, Kamu mungkin akan melihat tampilan seperti dibawah ini :

<link href='https://www.blogger.com/dyn-css/authorization.css?targetBlogID=8303595776247197185&amp;zx=bfa44f3c-4e9e-4b5d-9559-b0e389b417a8' media='none' onload='if(media!=&#39;all&#39;)media=&#39;all&#39;

  • Kode angka yang diberi warna merah di atas adalah kode BlogID kamu broo. Mending kamu simpen kode itu di notepad atau di apalah terserah kamu, mungkin saja suatu saat kamu butuh lagi :D Setelah mendapatkan kode BlogID kamu, sekarang kamu cari kode ID POST dari postingan blog yang terhapus tadi...


Mendapatkan ID POST kamu yang terhapus
Yang harus kamu lakukan adalah melacak nomor  ID POST dengan cara lain, dengan cara memanfaatkan Chache dari Google. DISINI KAMU HARUS BERGERAK CEPAT SEBELUM CHACHE JUGA TIDAK BISA DIASKES LAGI...
Caranya :
  • Kamu harus mencari tahu apa judul artikel kamu yang terhapus tadi. Lupaya ?? Mosok artikel sendiri lupa judulnya :D
  • Saya buat contoh kasus... anggap saja judul artikel yang terhapus adalah KUSTOMFEST 2014 JOGJA EXPO CENTRE dan tidak sengaja terhapus dari blog bayupadangsemesta.blogspot.com ini.
  • Buka Searching di google dengan keywoord "KUSTOMFEST 2014 JOGJA EXPO CENTRE" site:http://bayupadangsemesta.blogspot.com ... monggo.... ganti text warna merah pada keyword tadi sesuai kasus kamu broo.
  • Setelah mengetikan keyword tadi, Google akan menampilkan artikel bersangkutan dari blog kamu pada hasil pencarian.
  • Arahkan kursor kamu pada bagian kanan hasil pencarian, Klik segitiga kebawah itu yang warna ijo disebelah kanan link warna ijo untuk membuka opsi cache dari file kamu. LOOK AT THE PICTURE :D Rodo inggris sitik rapopo lah yo :D

  • Klik link cache yang ditampilkan
  • Google akan membuka cache file yang ada disistemnya, ditunggu gaes sampai proses cache terbuka sepenuhnya
  • Setelah terbuka, tekan CTRL+U untuk membuka kode sumber halaman cache tadi
  • Jika sudah terbuka, tekan CTRL+F untuk mencari kode post hentry
  • Didekat kode tersebut kamu akan menemukan ID POST kamu. 
<div class='post hentry uncustomized-post-template' itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'> <meta content='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2eDVp5bQpFC93GVLldamW0uRrp15Zs_UVApy4qjwM-DYmbWpbEp_6esraSeExEfzlMoBawCeriN4zzcILLWPYiEV5ARubWgX0uplgr3NCbmHG7qVoOPVwL3ZDflTQ53Lf9zUBSvpNtsTn/s1600/Bayu+Padang+Semesta+(12).JPG' itemprop='image_url'/> <meta content='8303595776247197185' itemprop='blogId'/> <meta content='8409321939896518853' itemprop='postId'/>
    • Kode yang diberi warna merah diatas adalah kode ID POST artikel yang sudah terhapus
    • Simpan bersama sama ID BLOG yang sudah didapat tadi sebelumnya
    • Oke broo, sekarang kita sudah punya ID BLOG dan ID POST artikel, dalam contoh kasus diatas ID BLOG adalah 8303595776247197185 dan ID POST 8409321939896518853
    • Masukkan kode diatas dalam URL link berikut ini http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=XXXXXXXXXX#editor/target=post;postID=YYYYYYYYYY
    • Ganti kode XXXXXXXXXX dengan BLOG ID dan ganti kode YYYYYYYYYY dengan POST ID
    • Dalam contoh diatas hasilnya adalah http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=8303595776247197185#editor/target=post;postID=8409321939896518853

    • Masukkan URL ini ke dalam browser dan tekan enter (PASTIKAN AKUN BLOGGER KAMU SUDAH MASUK YA GAES)
    • Blogger akan membuka halaman editor dari file kamu ini...

    • Yang harus anda lakukan sekarang adalah menekan PUBLISH atau PUBLIKASIKAN dan artikel akan kembali online
    Tapi dalam beberapa kasus akan terjadi GALAT atau MASALAH.Jika kamu mendapatkan GALAT atau MASALAH, lakukanlah hal berikut :



    • Buka Entri Baru dalam blog kamu
    • Copy judul dari editor artikel bermasalah tadi dan paste ke bagian judul di entri baru
    • Setelah itu kita kembali ke editor artikel yang bermasalah dan mengalihkan COMPOSE mode ke HTML mode. Pada HTML mode, silahkan copy semua kode HTML artikel tersebut.
    • Paste kode HTML yang dicopy tersebut ke dalam HTML mode di editor yang baru
    • Sekarang kita kembali lagi ke editor artikel bermasalah dan lihat ke sidebar kanan, Disitu ada menu Label, Jadwal, Dll. Silahkan cacat semua isian di sidebar  kanan tersebut.
    • Setelah itu isikan semua cacatan di Entri Baru tadi
    • Jika semuanya sudah beres, Silahkan klik PUBLIKASIKAN
    • Kamu sudah menerbitkan artikel yang sebelumnya terhapus dengan tidak sengaja
    Untuk menguji bahwa proses di atas sudah benar semuanya, kita kembali ke jendela hasil pencarian Google dengan keyword "KUSTOMFEST 2014 JOGJA EXPO CENTRE" site:http://bayupadangsemesta.blogspot.com tadi. Jika ternyata artikel terbuka dengan baik, berarti artikel sudah berhasil dikembalikan.
    Tentunya metode alternatif tadi pasca galat tadi akan mengubah ID POST, tapi itu sama sekali tidak akan bermasalah dalam hal SEO. Yang penting URL benar dan isinya sesuai keinginan kamu, maka tidak akan ada masalah lagi. Oke broo...
    Baik, mungkin artikel hari ini cukup sekian
    terima kasih sudah hadir
    jika ada masalah silahkan komen ya gaes...
    Terima Kasih SEE YOU AGAIN :D

    28 Feb 2015

    Kehancuran Wonosobo Tahun 1925 : Lebih Dari 1000 Orang Meninggal


    WONOSOBOZONE - Sangat sedikit masyarakat Wonosobo dan peminat sejarah yang mengetahui kejadian yang sangat memilukan dan menjadi Top News di era Hindia Belanda Tahun 1924 – 1925. Alam Wonosobo yang selama ini dikenal ramah dengan penduduknya, luluh lantak akibat gempa di Tahun 1924.  
    Dalam sebuah terbitan Majalah Lama Berbahasa Belanda “Indie” yang terbit pada Tanggal 7 Januari Tahun 1925, disebutkan secara dramatis kejadian bencana gempa di Wonosobo kurang lebih sebagai berikut : “Wilayah Wonosobo di Hindia Belanda dikejutkan oleh teriakan melengking kesakitan dari masyarakat yang semula hidup bahagia berubah menjadi kemalangan , kesusahan dan kemiskinan . Dalam beberapa hari dan beberapa malam semua yang mereka miliki dan sayangi , hilang, sehingga kesedihan dan keputusasaan telah mencengkeram hati mereka ,Di daerah padat penduduk , cengkeraman bencana alam tanpa henti. Rumah hancur , ternak mati dan melarikan diri , hingga celah-celah akibat bencana menelan manusia, hewan, dan desa. Kampung atau jurang runtuh secara ajaib dikepung oleh gempa bumi dalam hitungan detik , sementara banjir melanda. Pemandangan daerah yang padat bangunan rusak. Ya , saat kita menulis ini , itu sudah dihitung lebih dari seribu orang mati. “

    Bangunan di masa kolonial yang nyaris runtuh di WonosoboTahun 1925 (foto : Tropen Museum Holand)

    Dramatisasi kejadian gempa di Wonosobo ini sebenarnya tidaklah berlebihan, salah seorang politisi Hindia Belanda Mr Wijnkoops dalam rapat interpelasi Pemerintah Hindia Belanda pertemuan ke 39 Tanggal 17 Desember 1924, menyatakan dalam sela orasi politiknya : “Saya ingin berbicara tentang bencana yang terjadi di Wonosobo yang saat ini menjadi bahan pembicaraan , dengan gempa bumi yang mengerikan kawasan yang indah di bagian dari Jawa Tengah ini telah hancur . Saya mengucapkan bela sungkawa dan berusaha memberikan suatu yang lebih untuk daerah yang indah tersebut. Saya tidak bisa membayangkan apa yang terjadi disana.” 

    Rumah penduduk di Wonosobo yang ambruk karena gempa Tahun 1925 (foto : Tropen Museum Holand)

    Gempa terjadi dimulai pada hari Minggu 9 November 1924. Terdapat 5 guncangan dimana 3 guncangan terasa begitu keras sehingga penduduk yang mempunyai rumah yang terbuat dari batu meninggalkan tempat. Rabu, 12 November 1924 terasa dua guncangan kuat di sore hari yang menyebabkan kerusakan sangat serius. Gempa berlangsung 10 menit dengan guncangan yang keras dan bergelombang dari arah utara disertai suara yang bergemuruh . Minggu, 16 November 1924 gempa kembali mengguncang cukup kuat . Pusat gempa , 4 KM BL dari pusat Kota Wonosobo , telah menyebabkan fragmentasi dan pergeseran lapisan tanah.
    Beberapa daerah yang disebut terkena dampak terparah adalah kampung Kali Tiloe, Pagetan, Salam, dan Larang yang terseret runtuhnya tanah. Sedangkan dampaknya mencapai daerah Wonoroto dari utara ke selatan dari pusat gempa. Banyak kampung mengalami kerusakan yang sangat parah (Indie, hlm 331). Lalu apakah yang menyebabkan gempa mengerikan ini? Pada waktu itu tidak ada aktifitas vulkanik yang terekam. Getaran gempa ini murni gempa tektonik. Banyaknya tanah yang bergerak dalam gempa ini adalah hasil dari situasi geologi yang aneh . Kondisi ini diperparah dengan adanya lumpur yang masuk ke Sungai Serajou (Serayu) dan Sungai Prengae (?) akibat gempa dan hujan lebat yang turun sedemikian besar pada waktu itu, membuat air menaik dan menimbulkan banjir besar yang menghancurkan banyak jembatan sehingga Wonosobo terputus jalur komunikasi dan transportasi. Begitu dasyatnya penderitaan penduduk Wonosobo pada saat itu yang sebelumnya telah didera kemiskinan akibat kolonialisme ditambah dengan deraan gempa dan banjir besar yang mengikutinya.

    Sebuah bukit di Wonosobo yang runtuh karena pergeseran tanah akibat gempa bumi Tahun 1925 (foto : Tropen Museum Holand)

    Gempa yang terjadi tidak hanya menghancurkan wilayah pedesaan saja namun juga meluluh lantakan bangunan-bangunan kokoh di pusat kota. Beberapa bangunan kolonial ambruk bahkan Hotel Dieng (Hotel Kresna sekarang) hancur. Beberapa bangunan lain yang masih berdiri mengalami kerusakan yang sangat parah. 

    Hotel Dieng (Hotel Kresna sekarang) mengalami kerusakan berat akibat gempa Tahun 1925. (foto : Tropen Museum Holand)

    Bantuan dari berbagai pihak mengalir ke Wonosobo setidaknya ini dibuktikan dengan adanya salah satu pagelaran tinju di Surabaya pada Tanggal 4 Januari 1925 yang disponsori oleh warga keturunan Tionghoa dimana hasil penjualan tiket disumbangkan untuk korban gempa bumi di Wonosobo (A.S. Marcus,2002). Kejadian gempa yang menghancurkan memang telah lama berlalu. Seiring dengan lajunya jaman, cerita dan sejarah tentang kejadian ini seperti hilang tidak berbekas. Namun dengan terangkat kembali cerita sejarah yang hilang ini diharapkan masyarakat Wonosobo yang hidup di era modern ini untuk kembali berintrospeksi mengukur bagaiman kita bersyukur dan lebih bersahabat dengan alam. Semoga tidak terjadi bencana yang mematikan seperti Tahun 1925 di jaman modern ini. (Penelitian literatur oleh Bimo Sasongko - Staf Perpustakaan Kab. Wonosobo) 

    25 Jan 2015

    Pendakian Gunung Sindoro

    Dikesempatan ini sayangnya sebagian dari team kita tidak bisa ikut, karena ada kegiatan pelatihan Sar di Semarang.


    logo pendaki gunung
    Persatuan Pendaki Gunung dan Pecinta Alam
    yang bergerak di bidang refting













    Ada videonya juga nihh kawan . . .
    Ant.Pala Team

    13 Okt 2014

    KUSTOMFEST 2014 JOGJA EXPO CENTER

    Kustomfest 2014 @JEC pada hari sabtu dan minggu 11-12 ternyata ramai juga
    disana terdapat mobil mobil classic, motor classic, ada juga bicycle lho . .
    liat sebagia cuplikannya yak


    aku juga ikut narsis VW










    Mini Cooper



















    VW model galardo :D






    kaya' di game GTA ya :D



    cooper HD





     

    © 2018 BAYU PADANG SEMESTA. All rights resevered. Designed by SEPTI TRI YUMAI IDA | SEPTI TRI YUMAI IDA

    Back To Top